Episode 13: Kepalan dan Tangan Terbuka SYAMS - Bandar Mahkota Kamis sore, Syams baru keluar dari les matematika. Dia berjalan kaki ke arah Warung Ahmad---sudah jadi kebiasaan mampir sebentar sebelum pulang. Beli minum, duduk sebentar, baru lanjut jalan. Tapi hari ini kepalanya pusing. Pagi tadi dia dan ibunya disuruh ayahnya balikin barang belanjaan yang salah beli---microwave yang ternyata rusak. Mereka bolak-balik toko dua kali karena barang penggantinya juga bermasalah. Ibunya sampai capek dan kesal. Syams juga ikut pusing. Capek banget rasanya. Pengen cepet sampe rumah. Saat dia belok ke jalan menuju Warung Ahmad, dia melihat sesuatu yang membuatnya berhenti melangkah. Di depan warung, agak ke samping di gang sempit, ada tiga anak cowok yang lebih besar---mungkin SMA kelas dua atau tiga---sedang mengerumuni seorang anak yang lebih kecil. Syams mengenali anak itu. Fajar? Teman sebangkuku? Fajar berdiri dengan punggung menempel di tembok, wajahnya pucat. Salah satu ana...